CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!

Seni Destry Jaga Rupiah: Bukan Cuma Intervensi Pasar!
Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan, kebijakan bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sangat banyak, tidak hanya bertumpu pada intervensi yang kerap menguras cadangan devisa (cadev) RI.

"Jadi saya selalu menyampaikan bahwa kebijakan Bank Indonesia dalam rangka menjaga stabilitas Rupiah itu semacam art (seni)," kata Destry saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Destry mengakui, saat ini kurs rupiah memang masih tertekan, dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gejolak perekonomian global, domestik, maupun faktor sentimen. Per 2 November 2026, rupiah kata dia telah bertengger di level Rp 18.145/US$, melemah dari level saat menguat pada akhir September 2026 di level Rp17.870/US$.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Dovana Hasiana. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda