OJK: Reformasi Pasar Modal Ibarat "Detox", IHSG Merah jadi Konsekuensi

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi saat ini merupakan konsekuensi logis dari reformasi struktural yang tengah dijalankan di pasar modal. Langkah tersebut sebagai reformasi terbesar di pasar modal Indonesia. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pasar modal tidak bisa lagi hanya berorientasi domestik, tetapi juga harus bersaing secara global. Hal ini diakui menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku pasar. "Kami lakukan yang disebut reformasi terbesar di psar modal.Akan ada konsekuensinya rekan-rekan media bahwa pasar modal itu tidak bisa domestik saja tapi juga dipengaruhi dinamika global," ujarnya dalam acara konferensi pers KSSK, Selasa (3/11/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Mentari Puspadini. Hak cipta artikel milik penerbit.



