RI Menuju Pembangkit Nuklir Pertama, BRIN Siapkan Peta Jalan Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong penyusunan peta jalan pengembangan sumber daya manusia (SDM) nuklir yang terarah dan terintegrasi untuk mendukung pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Indonesia.
Kepala ORTN BRIN Syaiful Bakhri menegaskan bahwa persiapan SDM tidak cukup dilakukan melalui diskusi dan koordinasi. Hasilnya harus dituangkan ke dalam rencana kerja dengan sasaran, pembagian peran, dan tahapan pelaksanaan yang jelas.
"Penyiapan tenaga kerja menjadi bagian penting dari rencana pemanfaatan energi nuklir dalam bauran energi nasional," terang Syaiful mengutip website resmi BRIN, Jumat (6/11/2026).
Sejatinya, sekarang Indonesia menempatkan PLTN sebagai salah satu pilihan sumber listrik. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024, pengoperasian PLTN ditargetkan mulai 2032.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh pgr. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391635/original/060973500_1793945036-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_10.46.32_AM.jpeg)