CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Tingkatkan Free Float Lewat Rights Issue, BRIS Bidik Investor Asing

Tingkatkan Free Float Lewat Rights Issue, BRIS Bidik Investor Asing
Foto: Pengunjung melakukan transaksi di Bank Syariah Indonesia (BSI), Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) alias BSI telah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau Rights Issue. Persetujuan tersebut diberikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (6/11/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui penerbitan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham Seri B. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, Rights Issue merupakan langkah strategis Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan porsi kepemilikan saham publik (free float). Kedua langkah ini diharapkan dapat memperkuat fundamental bisnis BSI, memperluas partisipasi investor, serta meningkatkan daya saing Perseroan di industri perbankan dan pasar modal. Menurut Anggoro, peningkatan free float merupakan langkah yang telah lama dinantikan pasar.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Zefanya Aprilia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda