Menjaga Energi dan Masa Depan ASEAN di Tengah Tantangan Lewat ASCOPE

Kebutuhan dan konsumsi energi ASEAN terus tumbuh. Mengutip Asean Energy Statistical Yearbook 2026 yang dipublikasikan pada Agustus 2026 lalu total konsumsi akhir (TFEC) ASEAN per tahun 2024 lalu mencapai 463 juta ton setara minyak (Mtoe), meningkat secara pesat dibandingkan dengan 2005 dengan minyak masih menjadi bahan bakar paling dominan sepanjang periode tersebut. Mengutip laporan Southeast Asia Energi Outlook 2026 dari International Energy Agency (IEA), total kebutuhan minyak di kawasan yang menjadi tempat hidup bagi 9 persen populasi dunia itu mencapai 5 juta barel per hari, naik 1,5 persen per tahun sejak 2015. Peningkatan kebutuhan energi dipicu oleh beberapa faktor. Salah satunya industrialisasi. Pertumbuhan sektor manufaktur yang pesat belakangan ini berdampak pada peningkatan kebutuhan energi.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
