Korsel Buka Peluang Ekspor Teknologi Baterai dan Transmisi Bawah Laut

Korea Selatan (Korsel) membuka peluang kerja sama ekspor teknologi baterai canggih hingga transmisi listrik bawah laut ke Indonesia.
Teknologi tersebut dinilai dapat mendukung pengembangan energi terbarukan, termasuk ambisi Indonesia membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).
Head of the Energy Market and Policy Solutions for Our Climate (SFOC) Gahee Han mengatakan kedua negara telah membahas peluang pemanfaatan teknologi Korea Selatan dalam sektor energi. Namun, ia mengaku belum banyak perkembangan konkret sejak nota kesepahaman (MoU) ditandatangani pada April 2026.
Salah satu teknologi yang dibahas adalah baterai canggih dan jaringan transmisi listrik bertegangan tinggi arus searah atau high voltage direct current (HVDC). Teknologi ini dapat digunakan untuk membangun jaringan transmisi listrik bawah laut.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



