Menperin Beber Cerita Produsen Kekurangan 15 Ribu Ton Gula Rafinasi

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengungkapkan salah satu produsen industri dalam negeri mengalami kekurangan pasokan gula rafinasi sebanyak 15 ribu ton.
Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi hingga Desember 2026, perusahaan itu terancam menghentikan kegiatan produksinya.
Hal tersebut disampaikan Sarmuji saat memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi industri manufaktur untuk meningkatkan utilisasi atau pemanfaatan kapasitas produksi.
Sarmuji mengatakan ketersediaan bahan baku menjadi salah satu syarat penting agar industri dapat menjaga kegiatan produksinya.
"Kami kekurangan 15 ribu ton gula rafinasi. Khawatirnya kalau enggak cukup 15 ribu ton sampai bulan Desember, kami terpaksa berhenti produksi," ujar Sarmuji dalam paparannya di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2026 di Jakarta, Jumat (30/10).
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)

