Kelas Menengah RI Susut 10 Juta, Ini Biang Keroknya

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia menyusut hampir 10 juta orang dalam lima tahun terakhir.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad H. Wibowo mengungkapkan, perubahan struktur lapangan kerja dan pergeseran aktivitas ekonomi menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati di balik fenomena tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan Dradjad, jumlah penduduk kelas menengah Indonesia pada 2019 masih lebih dari 57 juta orang atau sekitar 21,5% dari total populasi. Namun, pada 2024 jumlahnya turun menjadi 47,85 juta orang atau sekitar 17%.
Dradjad menilai, penyusutan kelas menengah tersebut tidak bisa semata-mata dibaca sebagai penurunan daya beli masyarakat. Sebab, pola konsumsi dan sumber penghasilan masyarakat juga tengah mengalami perubahan seiring dengan transformasi ekonomi.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Dovana Hasiana. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390469/original/072178300_1793842241-WhatsApp_Image_2026-11-05_at_08.23.45.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3464676/original/093645700_1621928371-20210525-Pabrik-Tahu-TALLO-6.jpg)