Rupiah Dibuka Menguat 0,19% ke Rp18.120 per Dolar AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Mata uang Garuda kembali bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan Kamis (5/11/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.120/US$, menguat 0,19% dibandingkan penutupan Rabu (4/11/2026) di posisi Rp18.155/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,27% ke posisi 101,296.
Dari eksternal, pasar mencermati perkembangan politik AS setelah Partai Demokrat berhasil merebut kendali DPR dan Senat dalam pemilu paruh waktu (midterm elections).
Kemenangan tersebut berpotensi membatasi ruang gerak Presiden Donald Trump, termasuk dalam kebijakan terkait perang AS-Israel melawan Iran. Pasar menilai perubahan peta politik ini dapat meningkatkan tekanan terhadap Trump untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Gelson Kurniawan. Hak cipta artikel milik penerbit.


