China membuat Mbappé minta maaf – Tetapi mengapa banyak orang tidak benar-benar tahu apa yang ia katakan?

Komentar sang pesepak bola tentang seorang "pemimpin China" memicu kemarahan publik, tetapi sensor yang ketat membuat banyak orang justru bertanya-tanya apa sebenarnya yang telah terjadi.
Pada Senin malam, saat Kylian Mbappé menghadiri acara Ballon d'Or di London, ia juga tengah menjadi pusat kontroversi besar di media sosial China.
Para penggemar sepak bola menemukan sebuah cuplikan video yang memperlihatkan Mbappé bercanda mengenai meme yang disebutnya sebagai yang "paling membuatnya tertawa".
Dalam meme tersebut, wajahnya ditempelkan pada sosok "diktator China" yang menyerupai Mao Zedong, tokoh yang memimpin salah satu periode paling berdarah dalam sejarah negara itu.
Kontroversi tersebut menyebar dengan cepat.
Sejumlah merek China memutuskan menghentikan kerja sama dengannya satu per satu, sementara China Media Group, induk penyiar televisi pemerintah CCTV, menangguhkan siaran pertandingan La Liga.
Kutipan awal dari BBC Indonesia, ditulis oleh Fan Wang. Hak cipta artikel milik penerbit.



