Bahlil Tegaskan Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik, Ini Alasannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4125869/original/070261100_1660643073-Kelistrikan_2.jpg)
Sebelumnya, Bahlil Lahadalia, memberi sinyal tegas terkait wacana ekspor listrik ke luar negeri. Ia menekankan, Indonesia tidak akan asal-asalan melepas pasokan listrik hijau jika harga jualnya tidak ditentukan oleh negara sendiri.
Bahlil mengungkapkan, permintaan ekspor listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) dari negara tetangga sebenarnya sudah bergulir sejak 2020 lalu.
"Dunia sekarang lagi mendorong untuk bagaimana industri mereka, produk mereka itu memakai green energy,” ujar Bahlil dalam acara di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Ia menyoroti gelagat negara pembeli yang ingin menguasai pasokan energi sekaligus menentukan harganya sendiri.
"Bayangkan kalau ada satu negara, dia enggak punya energi, tapi dia punya modal dan dia punya teknologi, ruangnya sudah tidak ada lagi, kemudian dia impor dari kita, minta, habis itu bahan bakunya dari kita.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Nurmayanti. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369036/original/045761400_1791460308-Menteri_Perindustrian_M.Sarmuji-8_Oktober_2026b.jpg)