BP Tapera Gandeng BTN dan BSN Kejar Target 350.000 Rumah Subsidi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388548/original/039050000_1793625035-email-attachment_2026_11_02_immanuel-christian_bp-tapera-genjot-kolaborasi-btn-dan-bsn-kejar-target-350-ribu-rumah-subsidi_IMG_8608.jpeg)
Dari peta sebaran wilayah, Jawa Barat mencatatkan realisasi tertinggi sebanyak 43.846 unit atau 83,37% dari target 52.591 unit. Posisi berikutnya ditempati Sulawesi Selatan dengan 16.375 unit (81,88%), disusul Jawa Timur 13.680 unit, dan Banten 12.341 unit.
Dari sisi penyuplai hunian, Real Estat Indonesia (REI) mendominasi pembangunan rumah subsidi dengan realisasi 81.788 unit (55,38% dari target 147.697 unit), diikuti APERSI sebanyak 55.315 unit, dan HIMPERRA sebesar 26.668 unit.
Meski begitu, BP Tapera masih menghadapi tantangan besar pada penyaluran KPR subsidi untuk rumah susun (rusun). Dari target 10.000 unit pada 2026, realisasi baru terserap 25 unit (0,25%), padahal terdapat 4.093 unit rusun yang sudah berstatus siap huni.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386434/original/046002500_1793347769-6280722890072200397.jpg)

