Liputan6 Bacaan 1 menit

PMI Manufaktur Indonesia Tembus 54, Ini Respons Menperin

PMI Manufaktur Indonesia Tembus 54, Ini Respons Menperin
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji saat meninjau Unit Pelayanan Publik (UPP) Kemenperin. (Foto: Kemenperin).

Liputan6.com, Jakarta - Purchasing Manager’s Index (PMI) Indonesia pada Oktober 2026 naik ke 54. Berdasarkan laporan S&P Global, capaian itu mencerminkan laju ekspansi manufaktur terkuat sejak Maret 2024 atau 31 bulan terakhir, yang pada Oktober 2026 tercatat 54, naik dari sebelumnya 52,4 secara bulanan.

Mengutip Antara, Senin, (2/11/2026), dalam laporan PMI Oktober, Direktur Bidang Ekonomi S&P Global Market Intelligence Trevor Balchin menuturkan, sektor manufaktur Indonesia menutup kuartal ketiga dengan kinerja yang sangat kuat.

Ia menuturkan, peningkatan produksi dan pesanan baru yang didukung pertumbuhan ekspor, menjadi faktor penting penguatan tersebut.

Menanggapi hal itu, Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menuturkan, PMI Manufaktur Indonesia itu menjadi indikator kalau kinerja industri nasional semakin membaik.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda