BBC Indonesia Bacaan 9 menit

Yordania lancarkan serangan mematikan di Suriah sebagai balasan atas serangan di gereja Ortodoks – Apa yang diketahui sejauh ini?

Yordania lancarkan serangan mematikan di Suriah sebagai balasan atas serangan di gereja Ortodoks – Apa yang diketahui sejauh ini?
Keterangan video, LIHAT: Rekaman CCTV yang diverifikasi BBC tampak menunjukkan sejumlah pria bersenjata di sekitar gereja.

Penulis, Jamie WhiteheadPenulis, Jacob Phillips dan Penulis, BBC Arabic

Yordania melancarkan serangan yang menargetkan "organisasi teroris" di Suriah sebagai balasan atas serangan terhadap prosesi pemakaman umat Kristen pekan lalu yang menewaskan sembilan orang.

Pejabat kesehatan Suriah mengatakan kepada media pemerintah bahwa lima orang, termasuk perempuan, anak-anak, dan seorang pria lanjut usia, tewas dalam serangan yang menghantam sebuah desa di Provinsi Daraa, Suriah selatan.

Sementara itu, pihak Yordania menyatakan jet tempurnya menewaskan dan melukai "sejumlah teroris", tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Yordania mengatakan serangan tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah Suriah. Tapi, Suriah menyatakan pihaknya tidak menerima pemberitahuan perihal serangan yang terjadi pada Senin (26/10) itu.

Serangan tersebut terjadi setelah penembakan dalam prosesi pemakaman di sebuah gereja Ortodoks Yunani di Karak pada Jumat (23/10) lalu yang menewaskan sembilan orang dan melukai 34 lainnya.

Sebagai tanggapan atas serangan udara itu, Suriah mengumumkan penutupan salah satu perlintasan perbatasannya dengan Yordania.

"Keputusan ini mencakup penghentian penuh lalu lintas penumpang dan perdagangan di kedua arah guna menjamin keselamatan para pelintas dan pekerja di perbatasan," kata otoritas Suriah dalam pernyataan yang dimuat media pemerintah.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pihak Suriah telah "membuka jalur komunikasi langsung" dengan pejabat Yordania dan meluncurkan "penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui seluruh keadaan yang melatarbelakangi serangan tersebut".

Akhir dari Paling banyak dibaca

Perlintasan Nassib merupakan satu-satunya jalur perbatasan yang melayani penumpang dan perdagangan antara Yordania dan Suriah.

Sebelumnya pada Senin (26/10), seorang pejabat keamanan senior pemerintah Yordania mengatakan pasukan keamanan telah menangkap dua bersaudara beserta saudara ipar mereka terkait serangan terhadap gereja tersebut.

Direktorat Keamanan Publik (PSD) menyebut para tersangka, yang mereka sebut sebagai "teroris", ditemukan bersembunyi di sebuah rumah kosong di Karak sebelum fajar.

Lanjutkan membaca di BBC Indonesia

Kutipan awal dari BBC Indonesia, ditulis oleh Jamie Whitehead. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda