CNN Indonesia Bacaan 2 menit

Waspada Penipuan Situs Palsu iPhone Duo, Pelaku Incar Orang-orang FOMO

Waspada Penipuan Situs Palsu iPhone Duo, Pelaku Incar Orang-orang FOMO

Sejumlah laporan mengungkap banyak penjahat online yang memanfaatkan peluncuran HP lipat pertama Apple, iPhone Duo. Mereka membuat situs palsu dan memasang harga murah untuk mengiming-imingi calon korbannya.

Pada salah satu kasus, penipu menggunakan situs web berbahasa Inggris dengan desain yang sangat menyerupai gaya visual Apple, mereka menawarkan diskon 25 persen untuk produk flagship tersebut, serta menunjukkan timer dengan sisa waktu 30 menit sebelum penawaran berakhir.

"Para penipu bergerak cepat saat perangkat unggulan diluncurkan ke pasar, karena sensasi yang muncul menciptakan urgensi, dan urgensi tersebut menurunkan kewaspadaan.

Kampanye penipuan ini dirancang agar terlihat kredibel, lalu menggiring target ke dalam komunikasi pribadi sebelum mereka sempat melakukan verifikasi apa pun," kata analis konten web di Kaspersky Olga Altukhova dalam keterangan resminya, Selasa (27/10).

Kaspersky mengatakan bahwa situs tersebut tidak langsung meminta informasi pembayaran pada tahap awal dan mengatakan bahwa pelanggan akan dihubungi manajer yang akan mengatur pengiriman.

Tidak hanya pengguna berbahasa Inggris, Kaspersky juga menemukan kasus lain yang memungkinkan calon pelanggan memilih bahasa dan mata uang yang mereka gunakan. Hal ini menunjukkan operasi penipuan tersebut menyasar targetnya secara global dari berbagai belahan dunia.

Selain itu, ada juga web penipuan lain yang menyasar pengguna berbahasa Portugis. Dari situs webnya, mereka langsung mengarahkan pengguna ke aplikasi percakapan sejak awal dengan meminta calon korban memberikan nomor telepon dan email untuk mengecek ketersediaan produk.

"Bagi pelaku penipuan, pembeli perangkat unggulan adalah target yang sangat menguntungkan, mereka adalah orang yang memang sudah bersedia mengeluarkan banyak uang, sehingga lebih mungkin untuk membagikan data pribadi atau informasi pembayaran," kata Olga.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda