Tren Snackpacking Viral Gen Z, Peluang Baru UMKM Kuliner Lokal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5234493/original/078426700_1748350903-20250527-Wisata_Kuliner-ANG_8.jpg)
Fenomena tersebut juga mendorong munculnya konten baru dari pengunjung lain atau yang dikenal sebagai user-generated content (UGC). Pengalaman yang dibagikan secara berulang membuat suatu tempat kuliner berpeluang semakin dikenal luas.
“Semakin banyak orang membagikan pengalaman mereka, semakin besar peluang suatu tempat kuliner dikenal luas,” tambahnya.
Hudi menilai, snackpacking memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas membeli dan menikmati makanan. Tren ini memberikan kesempatan bagi anak muda untuk mengenal budaya daerah melalui perjalanan, interaksi dengan penjual lokal, serta cerita di balik makanan tradisional.
Dari sisi ekonomi, tren tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di bidang kuliner. Jajanan yang sebelumnya hanya dikenal oleh masyarakat sekitar kini berpotensi menjangkau konsumen lebih luas melalui unggahan di media sosial.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1008745/original/033009900_1443859234-Alphabet.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4517931/original/084292300_1690545179-QRIS-5.jpg)