Liputan6 Bacaan 1 menit

Hari Oeang: Dulu Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang Kini Cermat Cek QRIS

Hari Oeang: Dulu Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang Kini Cermat Cek QRIS
Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono mengungkapkan bahwa perhitungan batasan Rp 100.000 ini sudah dihitung dengan data yang dikumpulkan BI. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pembayaran dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kini lazim dijumpai di gerobak pinggir jalan. Pembeli cukup memindai kode, tanpa perlu menunggu kembalian. Bagi pedagang kaki lima, kemudahan itu terasa nyata. Namun, di baliknya ada risiko yang tak selalu terlihat.

Hal itu dialami Sakinah (32), pedagang sate kaki lima di Menteng, Jakarta Pusat. Ia menempelkan QRIS di gerobaknya sejak tiga tahun lalu.

Alasannya sederhana. "Buat bayar, lebih mudah aja, Kak. Jadi enggak pakai tukar-tukaran gitu, biar enggak usah repot-repot kembalian," kata Sakinah.

Menurut dia, QRIS juga membuat dagangannya lebih ramai. Sebab, kini hampir semua orang membayar dengan QRIS.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Thurfah Mahira Ahnaf. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda