CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

RI Kejar Bioetanol 50%, Wamenko Hanif Ungkap Pesan Penting Prabowo

RI Kejar Bioetanol 50%, Wamenko Hanif Ungkap Pesan Penting Prabowo
Foto: Etanol. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ambisi pemerintah mengejar target campuran bahan bakar nabati berupa etanol 50%, atau E50 menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya, ketersediaan bahan baku tebu yang selama ini hasil samping pengolahannya masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sektor pertanian dan peternakan dalam negeri.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, molase atau tetes tebu yang menjadi salah satu bahan baku potensial untuk produksi bioetanol saat ini masih terserap di pasar domestik. Molase tersebut antara lain dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian dan pakan ternak.

Kondisi ini membuat pemerintah harus menghitung secara cermat skenario pemanfaatan molase untuk mendukung pengembangan bioetanol agar tidak mengganggu pasokan bagi sektor lainnya.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Martyasari Rizky. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda