Prediksi Harga Emas Pekan Ini saat Pemilu Paruh Waktu AS Membayangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
Ia menambahkan, dari keseluruhan tren kenaikan baru-baru ini, mulai dari titik terendah empat tahun lalu hingga mencapai puncaknya pada Januari dan Februari, harga kini telah terkoreksi sebesar 61,8% dari kenaikan tersebut, yang berarti harga telah mencapai batas bawah dari koreksi.
“Meskipun emas umumnya dianggap sebagai aset safe-haven (aset aman), dalam situasi aksi jual seperti ini, emas justru cenderung bergerak searah dengan pasar ekuitas. Emas baru akan kembali naik setelah ada sinyal dari bank sentral bahwa kebijakan moneter mulai melonggar,” ujar dia.
Kuptsikevich mengatakan, meskipun The Fed, ECB, dan Bank of Japan tidak menaikkan suku bunga pekan lalu, bank sentral utama itu justru memperkuat ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga pada Desember.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387851/original/031864700_1793579352-DER06436.jpg)


