GREAT Institute Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2-5,4% pada Kuartal III 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan aktivitas perekonomian Indonesia tetap terjaga sepanjang Juli hingga September 2026. Penguatan sektor manufaktur, peningkatan investasi, pertumbuhan penyaluran kredit, hingga mobilitas masyarakat menjadi faktor yang menopang prospek pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2026.
Peneliti GREAT Institute, Adhamaski Pangeran, memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 berada di kisaran 5,2–5,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Proyeksi tersebut didasarkan pada perkembangan sejumlah indikator ekonomi yang menunjukkan aktivitas produksi dan permintaan domestik tetap berlangsung.
"GREAT Institute memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan III-2026 berada di kisaran 5,2–5,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Proyeksi ini didukung oleh sejumlah indikator positif sepanjang Juli–September 2026,” ujar Adhamaski dalam keterangan resmi, Senin, (2/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387851/original/031864700_1793579352-DER06436.jpg)


