CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Miris! Menperin Ungkap Ironi Lulusan SMK di RI: Sumber Pengangguran

Miris! Menperin Ungkap Ironi Lulusan SMK di RI: Sumber Pengangguran
Foto: Menteri Perindustrian (Menperin) Sarmuji saat dalam Rapimnas Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (30/10/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji menyoroti persoalan pengangguran di Indonesia yang salah satunya justru berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kondisi ini dinilai ironis karena pendidikan vokasi semestinya menjadi jalur untuk mencetak tenaga kerja yang siap masuk ke dunia industri.

Persoalan tersebut tidak terlepas dari belum sesuainya keterampilan yang dimiliki lulusan sekolah dengan kebutuhan tenaga kerja di industri. Akibatnya, lulusan yang sejak awal dipersiapkan untuk bekerja justru masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Sarmuji mengatakan, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah, terutama dalam membenahi sistem pendidikan vokasi agar lebih relevan dengan perkembangan kebutuhan industri.

"Agak menjadi ironi SMK-SMK kita, pendidikan vokasional kita, yang sebenarnya diharapkan bisa siap masuk ke dunia kerja, tetapi fakta menunjukkan kontradiksi yang cukup membuat kita pusing semua.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Ferry Sandi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda