CNN Indonesia Bacaan 4 menit

IESR: Subsidi dan Kompensasi Energi Bisa Melonjak Jadi Rp700 T

IESR: Subsidi dan Kompensasi Energi Bisa Melonjak Jadi Rp700 T
Institute for Essential Services Reform memperkirakan subsidi dan kompensasi energi pemerintah berpotensi melonjak hingga Rp600 triliun-Rp700 triliun tahun ini. Ilustrasi. (REUTERS/Abdul Saboor).

Institute for Essential Services Reform (IESR) memperkirakan subsidi dan kompensasi energi pemerintah berpotensi melonjak hingga Rp600 triliun-Rp700 triliun tahun ini.

Hal itu bisa terjadi apabila harga rata-rata minyak mentah bertahan di atas US$100 per barel dan nilai tukar rupiah berada di level Rp16 ribu per dolar AS hingga akhir tahun.

Direktur Program Transformasi Sistem Energi IESR Deon Arinaldo mengatakan kenaikan harga komoditas energi akibat konflik geopolitik, termasuk konflik Amerika Serikat (AS)-Iran, dapat menambah tekanan terhadap anggaran negara.

Meski dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat, beban pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) melalui subsidi dan kompensasi tetap ditanggung APBN.

Dalam pemaparannya, Deon memperkirakan subsidi dan kompensasi energi pada 2026 dapat mencapai lebih dari Rp500 triliun. Angka itu berpotensi meningkat apabila gejolak harga energi global berlanjut.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda