Menperin Prihatin Lulusan SMK Jadi Salah Satu Penyumbang Pengangguran Terbesar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382906/original/068648100_1793023902-Menteri_Perindustrian__Menperin__Muhammad_Sarmuji-26_Oktober_2026a.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyebut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi salah satu penyumbang angka pengangguran terbesar di Indonesia. Padahal, pendidikan kejuruan seharusnya menjadi pemasok utama tenaga kerja di berbagai bidang industri.
Menperin mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Menurutnya, pembenahan mendasar pada aspek pendidikan vokasi sangat mendesak agar lulusannya mampu diserap oleh industri yang tengah berkembang di Tanah Air.
"Agak menjadi ironi SMK kita, pendidikan vokasional kita, yang sebenarnya diharapkan bisa siap masuk ke dunia kerja, tetapi fakta menunjukkan kontradiksi yang cukup membuat kita pusing semua," ujar Sarmuji saat menghadiri Rapimnas Kadin Indonesia 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373793/original/023619400_1791982457-Warm_Corporate_Executive_Headshot.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386654/original/036601600_1793355426-PLN.jpg)