Mengapa orang memakai kostum seram saat Halloween?

Jakarta (ANTARA) - Mengenakan kostum hantu, penyihir, vampir, hingga berbagai karakter menyeramkan menjadi salah satu tradisi yang identik dengan perayaan Halloween setiap 31 Oktober. Pada hari tersebut, banyak orang berdandan dengan penampilan yang tidak biasa untuk menghadiri pesta, mengikuti kegiatan komunitas, atau sekadar meramaikan suasana.
Namun, kebiasaan memakai kostum seram saat Halloween bukan sekadar untuk menakut-nakuti orang lain. Tradisi ini memiliki kaitan dengan kepercayaan masyarakat kuno di Eropa yang meyakini bahwa roh dapat berkeliaran di dunia manusia pada waktu-waktu tertentu.
Seiring berjalannya waktu, kebiasaan tersebut berkembang menjadi bagian dari budaya populer yang lebih banyak mengutamakan hiburan dan kreativitas.
Lantas, mengapa orang memakai kostum seram saat Halloween? Berikut sejarah dan perkembangan tradisi tersebut.
Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Raihan Fadilah. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392579/original/097369300_1794102327-g_2026_11_07_r_nassar-20261107-016-busan.jpg)
