Laba Chandra Asri (TPIA) Anjlok 78% di Kuartal III-2026, Ini Sebabnya

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$279,81 juta (setara Rp5,08 triliun dengan kurs Rp18.156 per US$) pada sembilan bulan 2026.
Angka itu menurun 78,4% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year-on-year/YoY) yang sebesar US$1,30 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026 (tidak diaudit) yang dilaporkan kepada BEI pada Jumat (30/10/2026), meskipun mengalami penurunan laba, pendapatan perseroan naik 60,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi US$8,19 miliar dari US$5,10 miliar.
Pada sisi beban, bahan baku yang digunakan dan beban produksi dan manufaktur membengkak 40,77% YoY dari US$5,13 miliar menjadi US$7,23 miliar. Beban keuangan juga meningkat dari US$178,68 juta menjadi Rp306,25 juta.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Annisa Rini. Hak cipta artikel milik penerbit.



