Geger Hutan Dibabat Habis Demi Proyek Data Center Raksasa

Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak kepolisian Finlandia resmi membuka penyelidikan pidana terkait dugaan pelanggaran hukum lingkungan di lokasi pembangunan pusat data (data center) raksasa milik raksasa Google di wilayah utara Finlandia.
Padahal, proyek data center ini merupakan bagian dari rencana investasi raksasa kecerdasan buatan (AI) bernilai US$15 miliar (sekitar Rp272 triliun) yang diumumkan anak usaha Alphabet tersebut bulan lalu. Google sempat mengklaim komitmen tersebut sebagai investasi terbesar mereka di kawasan Eropa.
Otoritas setempat mengungkapkan Tuike Finland, anak perusahaan Google, terindikasi melakukan pembabatan hutan dan pengeringan lahan (drainase) di lokasi proyek dekat kota Muhos. Kegiatan tersebut disinyalir dilakukan sebelum dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang diwajibkan oleh hukum Finlandia selesai diproses.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385098/original/095068900_1793238399-Screenshot_2026-10-29_084009.jpg)

