BBC Indonesia Bacaan 4 menit

'Kami sangat frustasi, kami benar-benar ingin perubahan' – Kemarahan kaum muda Prancis dan demonstrasi massal di seluruh negeri

'Kami sangat frustasi, kami benar-benar ingin perubahan' – Kemarahan kaum muda Prancis dan demonstrasi massal di seluruh negeri
Keterangan gambar, Slogan "Revolusi" dan para pengunjuk rasa yang menentang tingginya biaya hidup di Morlaix, Brittany, Prancis, Sabtu (24/10).

Hampir 1.000 orang ditangkap setelah ratusan ribu orang ambil bagian dalam aksi protes di seluruh Prancis yang kemudian diikuti bentrokan di sejumlah lokasi pada Sabtu malam, kata para pejabat.

Setelah seharian demonstrasi yang sebagian besar berlangsung damai, polisi menembakkan gas air mata dan menyemprotkan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa di sejumlah kota, termasuk Paris.

Sementara itu, barikade-barikade yang dipasang polisi dibakar di Marseille dan sejumlah orang mencabut papan penutup dari sebuah toko di Bordeaux.

Namun sejauh ini, pihak berwenang berhasil menghindari kerusuhan dan penjarahan dalam skala seperti yang terjadi pada akhir pekan lalu, yang memicu beberapa gangguan ketertiban terburuk dalam sejarah modern Prancis.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan sekitar 410.000 orang ikut serta dalam aksi protes pada Sabtu.

Sejumlah serikat pekerja, di sisi lain, memperkirakan jumlah peserta mencapai sekitar 800.000 orang.

Sekitar 70.000 personel polisi dikerahkan dan pembatasan diberlakukan di sejumlah kota.

Hal ini dilakukan guna mencegah aksi protes terbaru—yang dilatari tingginya biaya hidup dan buruknya kondisi sekolah—berubah menjadi kekacauan, seperti yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Akhir dari Paling banyak dibaca

Saat itu, aparat keamanan kewalahan menghadapi massa. Mereka menjarah toko-toko di kawasan bisnis, dan membakar sejumlah bangunan.

Presiden Emmanuel Macron sebelumnya menetapkan bahwa hanya demonstrasi serikat pekerja resmi yang diizinkan berlangsung.

Dalam beberapa hari terakhir, ratusan orang telah dijatuhi hukuman penjara atas kasus vandalisme, pembakaran, dan penjarahan melalui sidang kilat yang digelar pengadilan.

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi antihuru-hara pecah di Paris pada akhir pawai yang sebelumnya berlangsung damai dari kawasan Porte d'Italie menuju Porte de Vincennes pada Sabtu.

Lanjutkan membaca di BBC Indonesia

Kutipan awal dari BBC Indonesia, ditulis oleh Jaroslav Lukiv. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda