CNBC Indonesia Bacaan 1 menit

Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam-Diam

Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam-Diam
Foto: CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkan jajaran kacamata pintar baru dalam acara Meta Connect di kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California, AS, pada 23 September 2026. (REUTERS/Carlos Barria)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kacamata pintar, seperti milik Meta, belakangan menjadi kontroversi karena memiliki kemampuan merekam video dan suara tanpa harus menggunakan kamera ponsel.

Perangkat ini disebut berpotensi menimbulkan masalah privasi karena orang yang menjadi objek rekaman belum tentu menyadari dirinya sedang direkam.

Pakar Keamanan Siber Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan, bentuk kacamata yang menyerupai aksesori biasa membuat perangkat ini menarik sekaligus berpotensi disalahgunakan. Pengguna bisa merekam lingkungan sekitar termasuk orang lain tanpa disadari.

"Hal ini bisa menjadi pelanggaran privasi dan hal ini harus disadari oleh pembeli dan pengguna kacamata Meta ini," ujar Alfons kepada CNBC Indonesia, Kamis (5/11/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut dapat menjadi pelanggaran privasi yang perlu dipahami sejak awal oleh pembeli maupun pengguna kacamata Meta.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Intan Rakhmayanti Dewi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda