Peneliti Uji Obat Flu dan Batuk dari Sisa Mumi, Ini Hasilnya

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian menemukan obat influenza terbaru. Namun asal-usulnya cukup aneh, berasal dari sisa-sisa mumi.
Pengobatan ini sebenarnya telah digunakan sejak tahun 1300. Obat ini direkomendasikan untuk gejala sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, dan pusing.
Studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences melakukan penelitian soal komponen di dalam obat yang disebut mumia vera aegyptiaca.
Mengutip laman People, tim peneliti dari Universitas Marburg di Jerman menganalisa 24 objek dari koleksi museum. Termasuk pada produk mumi vera, bagian tubuh mumi, sisa-sisa pembalseman, dan dua tengkorak.
Untuk memisahkan campuran menjadi molekul individual, mereka menggunakan jenis analisa molekular. Dari sana ditemukan komposisi produk sangat bervariasi, meski banyak yang mengandung komponen dari resin pohon kanifer.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Novina Putri Bestari. Hak cipta artikel milik penerbit.



