Harga Jatuh, Siap-Siap Bahlil Pangkas Produksi Nikel RI di 2027

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan kemungkinan bakal dipangkasnya kuota produksi bijih nikel pada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027.
Hal ini dengan mempertimbangkan harga nikel yang jatuh kembali, bahkan kini sudah berada pada level US$ 15.400-an per ton.
Bahlil mengatakan, pemangkasan produksi bijih nikel ini mengikuti jejak pembatasan produksi batu bara yang sukses mengerek harga batu bara.
"Saya katakan Bapak, untuk RKAB 2027 tetap kita perhatikan supply and demand. Kalau batu bara kan sekarang udah bagus nih, idealnya kan harganya bagus, produksinya banyak.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Firda Dwi Muliawati. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369036/original/045761400_1791460308-Menteri_Perindustrian_M.Sarmuji-8_Oktober_2026b.jpg)