Efek Rupiah Lemah, Subsidi-Kompensasi Energi Rawan Jebol ke Rp700 T

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Program Transformasi Sistem Energi di Institute for Essential Services Reform (IESR) Deon Arinaldo mengatakan kondisi pelemahan rupiah hingga harga minyak mentah yang naik bisa menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Dia memproyeksikan jika harga rata-rata minyak mentah bertahan di atas US$100 per barel dan nilai tukar rupiah mencapai Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, maka anggaran subsidi dan kompensasi energi bisa melonjak menjadi Rp600 triliun-Rp700 triliun. Hal ini bisa terjadi apabila kondisi tersebut terus berlangsung hingga akhir tahun ini.
"Ada dua tekanan yang terjadi secara bersamaan, yaitu kenaikan harga bahan bakar minyak dan depresiasi nilai tukar rupiah.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Dovana Hasiana. Hak cipta artikel milik penerbit.



