Liputan6 Bacaan 1 menit

Efek Boom AI, Ekonomi Amerika Serikat Tumbuh 3,4%

Efek Boom AI, Ekonomi Amerika Serikat Tumbuh 3,4%
Ilustrasi belanja, supermarket, produk lokal. (Photo by Ondosan Sinaga from Pexels)

Meski demikian, masyarakat AS belum mengurangi pengeluaran di tengah tekanan inflasi. Kondisi ini membantu menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi berpotensi membuat inflasi bertahan karena perusahaan lebih leluasa meneruskan kenaikan harga kepada konsumen.

Kepala Ekonom AS Bank of America, Aditya Bhave, menyebut kondisi ekonomi AS saat ini memang tumbuh kuat, tetapi inflasi tetap menjadi tantangan utama.

"Ini adalah perekonomian yang sedang tumbuh pesat. Itu kabar baiknya. Kabar buruknya, inflasi merupakan harga yang harus kita bayar untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat tersebut," ujarnya.

Investasi AI Jadi Motor Utama

Selain konsumsi masyarakat, investasi AI menjadi faktor utama yang menopang pertumbuhan ekonomi AS. Perusahaan-perusahaan telah menggelontorkan ratusan miliar dolar AS untuk membangun pusat data (data center) beserta infrastruktur pendukungnya sepanjang tahun ini. Investasi senilai triliunan dolar AS juga direncanakan hingga 2030.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Rachel Aulia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda