Dunia Lagi Kebanjiran Nikel, 65% Suplainya dari RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut kondisi kelebihan pasokan (oversupply) nikel di pasar global mencapai 700.000-800.000 ton. Sementara kebutuhan nikel dunia sebesar 3,5 juta ton per tahun.
Dari total kebutuhan nikel dunia tersebut, Indonesia merupakan pemasok terbesar. Indonesia memegang porsi dominan dengan menguasai 65% dari total suplai nikel dunia.
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan penumpukan pasokan tersebut memicu penurunan harga nikel di pasar internasional.
Dia menegaskan pemerintah akan melakukan penyesuaian kuota produksi nasional agar volume yang dihasilkan seimbang dengan tingkat kebutuhan pasar global.
"Nikel itu kalau konsumsi dunia itu 3,5 juta. Sekarang kapasitas produksi oversupply kita 700-800 ribu.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Firda Dwi Muliawati. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4125869/original/070261100_1660643073-Kelistrikan_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312564/original/022789700_1785509518-1000394259.jpg)