Dua Tahun Prabowo: APBN Diarahkan Tumbuhkan Ekonomi, Sejahterakan Rakyat, Jaga Fiskal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369377/original/066850900_1791520626-Menkeu_Suahasil_Nazara_9_Oktober_2026e.jpg)
Memasuki tahun ketiga pemerintahan Prabowo, Suahasil memastikan APBN akan tetap memainkan peran strategis untuk mendukung pelaksanaan program prioritas.
Ia mengatakan APBN tetap menjadi instrumen yang membantu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen tahun depan. Oleh karena itu, kebijakan fiskal akan diarahkan untuk memperkuat investasi, mendorong aktivitas produksi, meningkatkan ekspor, menciptakan lapangan kerja formal, serta memperkuat daya saing perekonomian nasional.
Namun, ia menjamin bahwa seluruh kebijakan tersebut tetap mengedepankan prinsip kredibilitas dan disiplin fiskal.
Adapun dalam APBN 2027, pemerintah menganggarkan belanja negara sebesar Rp4.106,3 triliun dan menargetkan pendapatan negara sebesar Rp3.435,1 triliun. Dengan demikian, defisit fiskal ditargetkan sebesar Rp671,2 triliun atau 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Nurmayanti. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292505/original/044488900_1783601256-Utusan_Khusus_Presiden_Bidang_Iklim_dan_Energi_Hashim_Djojohadikusumo-_9_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385843/original/088951000_1793272788-1000490140.jpg)