InJourney Catat Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika Rp 5,2 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385847/original/015236600_1793273116-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_17.59.45.jpeg)
Liputan6.com, Jakarta - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat gelaran MotoGP Mandalika memberikan dampak ekonomi sebesar Rp 5,2 triliun. Ajang balap motor internasional tersebut terbukti menjadi motor penggerak pertumbuhan pariwisata, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga penguatan aktivitas usaha masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, dampak ekonomi MotoGP Mandalika tidak hanya tercipta selama tiga hari balapan berlangsung, melainkan menjalar luas ke sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aktivitas wisatawan dan penyelenggaraan acara pendukung memperpanjang siklus perputaran uang di Mandalika dan sekitarnya.
"Untuk perhelatan sendiri, dampak ekonominya mencapai Rp 5,2 triliun," ujar Maya.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385863/original/087264800_1793274978-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_18.39.46.jpeg)
