Liputan6 Bacaan 1 menit

Kementerian ESDM Patok Kuota Nikel 2026 Maksimal 300 Juta Ton

Kementerian ESDM Patok Kuota Nikel 2026 Maksimal 300 Juta Ton
Ilustrasi bijih nikel. (Deon/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menerbitkan hasil revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) komoditas nikel untuk tahun produksi 2026. Kuota produksi nikel untuk tahun ini disepakati berada di kisaran 290 juta hingga 300 juta ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, memastikan seluruh dokumen RKAB nikel tersebut telah rampung diterbitkan.

"Totalnya antara 290 hingga 300-an juta ton. Sudah, sudah (terbit semua)," ujar Tri saat ditemui di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Penetapan angka terbaru ini tercatat lebih tinggi dibandingkan proyeksi RKAB awal tahun yang berada di rentang 260 juta hingga 270 juta ton.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda