Gubernur BI Respons Prediksi Rupiah Tembus 20.000 per Dolar AS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385899/original/019675300_1793278462-IMG_8516.jpg)
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) terus mengawal pergerakan nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar valuta asing. BI menegaskan komitmennya untuk selalu berada di pasar guna memantau pergerakan mata uang garuda sekaligus memetakan pemicu fluktuasi yang terjadi.
Gubernur BI, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika penawaran dan permintaan (supply-demand) di pasar.
"Ini tergantung supply-demand hari ini. Pokoknya pergerakannya tetap terus kita monitor," ujar Destry usai menghadiri ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Destry menilai volatilitas rupiah yang terjadi belakangan ini masih dalam rentang yang wajar. Oleh karena itu, BI belum melihat adanya kebutuhan untuk mengubah strategi intervensi pasar.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579576/original/026720500_1778057267-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385899/original/019675300_1793278462-IMG_8516.jpg)