Rupiah Tertekan ke 18.137 per Dolar AS Tersengat Sentimen The Fed
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579576/original/026720500_1778057267-4.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih betah di kisaran 18.100 pada perdagangan Kamis, (29/10/2026). Analis menilai, koreksi rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi pernyataan arah kebijakan the Federal Reserve (the Fed) dan perkembangan ekonomi setelah agenda Federal Open Market Committee (FOMC).
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 47 poin atau 0,26% menjadi 18.137 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya 18.184 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga bergerak melemah ke level 18.128 per dolar AS dari sebelumnya 18.183 per dolar AS.
“The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,75 - 4,00 persen pada 28 Oktober waktu AS.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385844/original/011432000_1793273051-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_17.59.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385923/original/054926800_1793280742-1000490335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385861/original/073995800_1793274850-6276189552091271842.jpg)
