Bos BI: Kita Tak Pernah Terbayang Harga Minyak Balik ke US$80/Barel

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan risiko berkepanjangannya inflasi global. Salah satu penyebabnya, harga minyak yang masih akan terus tinggi.
Destry mengaku tak bisa membayangkan harga minyak mentah dunia akan bisa kembali ke level US$80 per barel. Terutama akibat konflik di Timur Tengah yang tak kunjung berakhir.
"Kita enggak pernah bisa membayangkan minyak itu bisa kembali lagi di level 80 dolar dalam waktu pendek, jangka pendek ini," kata Destry dalam acara Pembukaan Rapimnas Kadin 2026, di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Sebagaimana diketahui, harga minyak mentah dunia hingga saat ini masih di level atas US$100 per barel, meskipun telah mengalami penguatan saat ini.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Robertus Andrianto. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385768/original/071867300_1793268036-1000771475.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4215795/original/087622800_1667644461-Sistem_Bayar_Tol_Nirsentuh_Dimulai_Desember_2022-Faizal-1.jpg)