Downgrade: Ketika Gengsi Kaum Tengah Kalah oleh Kebutuhan Hidup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386711/original/002173400_1793358222-Prof_Megawati_Simanjuntak.jpg)
Tekanan ekonomi juga diperburuk ketidakpastian dunia kerja. Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) dan sulitnya mendapatkan pekerjaan membuat sebagian masyarakat memilih menahan pengeluaran untuk menambah cadangan keuangan. Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat berdampak pada perekonomian.
Ketika kaum tengah mengurangi belanja, sejumlah sektor seperti restoran, kafe, pusat perbelanjaan, fesyen, pariwisata, hiburan, otomotif, hingga properti berpotensi ikut terdampak. Dampaknya tidak hanya dirasakan perusahaan besar, tetapi juga pelaku usaha kecil dan menengah yang menyerap banyak tenaga kerja.
"Kondisi ini berisiko membentuk lingkaran yang saling memperlemah. Penurunan belanja dapat menekan pendapatan pekerja di sektor terkait. Ketika pendapatan mereka ikut menurun, pengeluaran rumah tangga kembali dikurangi sehingga konsumsi semakin melemah," ujar Megawati.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Aditya Eka Prawira. Hak cipta artikel milik penerbit.



