Dolar AS Menguat, Mendag Waspadai Harga Kedelai dan Minyak Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334127/original/030623300_1787821057-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Agustus_2026d.jpeg)
Di luar isu penguatan dolar AS, Budi menilai harga mayoritas bahan pokok di pasaran sebenarnya masih relatif stabil. Kendati demikian, ia memberi catatan pada komoditas cabai yang harganya sempat melonjak akibat penurunan hasil panen yang terimbas faktor cuaca.
Sebagai langkah konkret, pemerintah bergerak cepat memasok 7 ton cabai dari Jawa Timur ke Halmahera untuk menutupi defisit pasokan di sana. Langkah serupa juga diterapkan pada komoditas telur ayam dengan merelokasi stok dari wilayah surplus ke area yang mencatatkan harga tinggi.
Ia mencatat, harga rata-rata nasional telur saat ini berada di angka Rp 26.400 per kilogram, masih jauh di bawah harga acuan penjualan yang dipatok Rp 30.000 per kilogram. Pemerintah optimistis pemerataan logistik ini sanggup menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus melindungi keberlangsungan usaha para peternak.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339277/original/000665000_1788409806-b3f5359b-7528-4d4f-97f9-3a1ca461170b.jpg)
