Trump Bakal Coret Afrika Selatan dan Rwanda dari Fasilitas Bebas Bea Masuk AS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334516/original/094999500_1787874844-Untitled.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberitahukan kepada Kongres mengenai rencananya mencoret Afrika Selatan dan Rwanda dari program perdagangan preferensial mulai 1 Januari 2027.
Melalui skema African Growth and Opportunity Act (AGOA), negara-negara di benua Afrika sebelumnya mendapatkan akses untuk mengekspor ribuan produk ke AS secara bebas bea masuk.
Perwakilan Perdagangan AS (USTR) Jamieson Greer menyatakan bahwa hasil evaluasi tahunan menemukan kedua negara tersebut melakukan aktivitas yang bertentangan dengan kriteria kelayakan program AGOA.
Ia menambahkan, pemerintahan Trump telah menyampaikan keputusan dan evaluasi tersebut secara resmi kepada pemerintah Afrika Selatan maupun Rwanda.
Pemerintahan Trump menyoroti adanya hambatan terhadap perdagangan dan investasi AS, serta kekhawatiran atas isu keamanan nasional dan kepentingan kebijakan luar negeri di wilayah tersebut.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Cahya Alena Fauza. Hak cipta artikel milik penerbit.



