Rumah Subsidi Baru Laku 54%, Ready Stock Ada 24.000 Unit Lebih

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyaluran rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) masih menghadapi pekerjaan besar. Pasalnya, dari target pemerintah sebanyak 360.000 unit rumah pada 2026, realisasi penyaluran hingga awal November baru mencapai sekitar 197.000 unit.
Berdasarkan data BP Tapera, hingga 2 November 2026 pukul 14.30 WIB, realisasi penyaluran KPR FLPP mencapai 197.048 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp24,55 triliun. Artinya, pemerintah baru merealisasikan sekitar 54,72% dari target tahun ini. Masih ada sekitar 162.952 unit rumah yang harus disalurkan hingga akhir tahun.
Sementara itu, berdasarkan data realisasi per 30 Oktober 2026, jumlah penyaluran FLPP tercatat sebanyak 194.360 unit rumah dengan nilai pembiayaan Rp24,22 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 194.335 unit merupakan KPR rumah tapak, sedangkan KPR rumah susun baru mencapai 25 unit.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Ferry Sandi. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2911571/original/043598100_1568521599-Ilustrasi_fasilitas_minyak_Aramco_Arab_Saudi__Creative_Commons_Pixabay_.jpg)


