Geopolitik Memanas, Laba Saudi Aramco Malah Naik Jadi Rp 566 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2911571/original/043598100_1568521599-Ilustrasi_fasilitas_minyak_Aramco_Arab_Saudi__Creative_Commons_Pixabay_.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Raksasa energi milik negara, Saudi Aramco, mencatatkan kenaikan laba bersih yang disesuaikan sebesar 9% secara tahunan (year-on-year) menjadi US$ 31,2 miliar atau sekitar Rp 566 triliun (kurs Rp 18.159 per US$) pada kuartal ketiga. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa capaian ini didukung oleh fleksibilitas operasional serta marjin pengolahan (refining margin) yang lebih kuat.
Arus kas dari aktivitas operasional mencapai US$ 38,7 miliar selama periode Juli-September, sementara arus kas bebas melonjak menjadi US$ 28,2 miliar dari US$ 23,6 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu.
Dewan Direksi Aramco mengumumkan pembagian dividen dasar kuartal ketiga sebesar US$ 21,9 miliar, naik 3,5% secara tahunan yang akan dibayarkan pada kuartal keempat.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389292/original/015950800_1793703265-bank_indonesia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319161/original/000493100_1786189707-1000400230.jpg)
