Liputan6 Bacaan 1 menit

Seperti Manusia, AI Juga Bisa Brain Rot Akibat Konten Receh

Seperti Manusia, AI Juga Bisa Brain Rot Akibat Konten Receh
Ilustrasi AI (Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Temuan peneliti Texas A&M University pada November 2026 menunjukkan AI bisa mengalami 'brain rot' atau kelelahan mental seperti manusia yang kebanjiran konten remeh.

Istilah brain rot kerap dipakai untuk menggambarkan perubahan kognitif, seperti rentang perhatian yang menyempit, pada orang yang terlalu banyak menyerap konten pemancing perhatian.

Tu, asisten profesor teknik dan ilmu komputer di Texas A&M University, bersama timnya menduga Large language models (LLMs) atau model bahasa besar rentan dengan cara serupa karena sama-sama belajar dari data internet. Riset ini baru diterima di Conference on Language Modeling 2026.

"LLMs bisa menyerap kebiasaan kognitif buruk dari informasi berkualitas rendah di media sosial, mirip manusia yang terpengaruh konten receh pemancing klik," kata mahasiswa doktoral sekaligus penulis utama makalah tersebut, Shuo Xing.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Iskandar. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda