CNBC Indonesia Bacaan 1 menit

Skandal, Data Pribadi Presiden dan 160 Pejabat Bocor

Skandal, Data Pribadi Presiden dan 160 Pejabat Bocor
Foto: Presiden Korsel dan menteri-menterinya (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) sedang menyelidiki kebocoran data milik Presiden Lee Jae Myung dan lebih dari 160 pejabat lainnya. Hal ini diutarakan seorang menteri pemerintah Korsel, Selasa (3/11/2026).

Kebocoran tersebut berisi file komputer yang berisi rincian pribadi, termasuk nomor paspor dan tanggal lahir pasangan serta pejabat senior yang menemani Lee dalam perjalanan ke luar negeri. Data-data itu tersebar di sebuah web sejak Juni bernama VirusTotal, sebuah platform pemindaian malware, sebelum kunjungan Lee ke Eropa, dan tetap dapat diakses selama hampir lima bulan.

"Ini adalah masalah serius yang tidak boleh dianggap enteng", kata Kepala Staf Kepresidenan Lim Kwang-hyun pada pertemuan darurat mengenai pelanggaran tersebut, menurut kantor Lee.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh sef. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda