Liputan6 Bacaan 1 menit

Ini Alasan Samsung Galaxy S22 Plus Tak Lagi Layak Pakai

Ini Alasan Samsung Galaxy S22 Plus Tak Lagi Layak Pakai
(Dok. Samsung Mobile)

Tidak ada sistem operasi yang 100 persen aman. Celah keamanan baru akan selalu ditemukan, dan produsen bertanggung jawab untuk menambalnya sebelum dimanfaatkan peretas.

Sebagai gambaran, pembaruan keamanan Samsung pada Oktober 2026 saja menutup 45 kerentanan pada Android dan 27 kerentanan pada perangkat lunak Samsung. Tanpa patch ini, ponsel sangat rentan terhadap serangan berbahaya.

Contoh nyata terjadi pada kasus spyware LANDFALL di pertengahan 2024. Spyware tersebut ditemukan melalui file gambar di WhatsApp dengan memanfaatkan celah pada pemroses gambar Samsung guna menyusup ke dalam perangkat.

Begitu masuk, spyware itu dapat merekam panggilan, melacak lokasi, hingga mengambil foto, kontak, dan pesan tanpa disadari pemiliknya.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Aisyah Mustika Zamani. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda