CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Bisnis Raja Gula dari Semarang Hancur Usai "Ribut" dengan Pemerintah

Bisnis Raja Gula dari Semarang Hancur Usai "Ribut" dengan Pemerintah
Foto: Oei Tiong Ham. (Dok. Wikipedia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menjaga keberlangsungan bisnis menjadi keutamaan bagi para pewaris. Dalam dunia usaha keberlangsungan harus dijaga lintas generasi. Maka, tak sedikit dari para perintis bisnis melatih keturunan atau orang kepercayaan untuk menjaga bisnisnya.

Sederet kesuksesan bisnis yang dijaga antara generasi sudah terlihat, seperti kerajaan bisnis Salim Group, Sampoerna, Bakrie Group, dan sebagainya.

Namun, tak sedikit pula yang justru hancur setelah ditinggal perintisnya. Seperti yang dialami oleh Oei Tiong Ham Concern. Perusahaan gula Semarang yang merajai pasar gula Asia dan dunia.

Oei Tiong Ham Concern (OTHC) adalah konglomerasi yang didirikan oleh pengusaha Tionghoa kelahiran Semarang, Oei Tiong Ham pada 1893. OTHC memiliki empat anak perusahaan sektor gula yang terletak di India, Singapura hingga London.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh MFakhriansyah. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda