ANTARA Bacaan 2 menit

Benarkah makan pedas bisa menyebabkan usus buntu? Ini faktanya

Benarkah makan pedas bisa menyebabkan usus buntu? Ini faktanya
Lada hitam dan paprika menjadi sumber bahan pangan pedas yang terdapat pada hidangan daging sapi di Dapur Babah Elite. ANTARA/Nabila Charisty/am.

Jakarta (ANTARA) - Makanan pedas menjadi salah satu hidangan favorit banyak orang Indonesia. Mulai dari sambal, seblak, ayam geprek hingga berbagai olahan bercita rasa cabai sering dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kenikmatannya, muncul anggapan bahwa terlalu sering makan pedas dapat menyebabkan penyakit usus buntu.

Anggapan tersebut membuat sebagian orang khawatir, terutama ketika merasakan sakit perut setelah menyantap makanan pedas. Tidak sedikit pula yang mengira rasa nyeri di bagian perut merupakan tanda awal radang usus buntu.

Lantas, apakah benar makanan pedas bisa menyebabkan usus buntu atau hanya mitos?

Jawabannya adalah mitos. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa konsumsi cabai atau makanan pedas secara langsung menyebabkan radang usus buntu atau apendisitis.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Raihan Fadilah. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda