Waspada Brake Fade saat Lewat Turunan Panjang, Begini Cara Mencegahnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381277/original/012499100_1792787232-IMG_4767.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Sistem pengereman memegang peranan paling vital dalam menjaga keselamatan selama berkendara. Namun, penggunaan rem secara terus-menerus—terutama saat melewati turunan panjang atau melakukan pengereman berulang pada kecepatan tinggi—dapat memicu penurunan kemampuan rem secara drastis. Kondisi berbahaya inilah yang dikenal dengan istilah brake fade.
Dilansir dari laman Daihatsu, Selasa (27/10/2026), brake fade wajib diwaspadai oleh setiap pengemudi karena membuat kendaraan membutuhkan jarak pengereman yang jauh lebih panjang dari biasanya. Agar sistem pengereman senantiasa bekerja optimal, pengemudi perlu mengenali faktor pemicu, tanda-tanda awal, serta langkah pencegahannya.
Secara sederhana, brake fade adalah kondisi ketika kemampuan pengereman mobil menurun akibat akumulasi panas berlebih pada komponen sistem rem. Dalam kondisi normal, kampas rem bergesekan dengan cakram atau tromol untuk memperlambat laju roda, yang otomatis mengubah energi gerak menjadi energi panas.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Muhammad Luthfi Naufal Aqilah. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382611/original/026617400_1793003164-IMG_4899.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383834/original/084324100_1793102412-batlax.jpg)